Kam. Sep 29th, 2022
Pahala mengalir. (Ilustrasi/Pexels)

Saat ngaji dalam rutinan Ikalum Bogor, Jumat (27/8/2021), Pengasuh PP HQ Darul Ulum, Rejoso, Peterongan, Jombang, DR KH Afifuddin Dimyati Alhafid (Gus Awis), menjelaskan dua amalan yang paling utama. Berdasarkan hadis Rasulullah Muhammad sollallahu alaihi wa sallam yang ada di kitab Nasoihul Ibad karya Syekh Nawawi Al Bantani.

“Dua amalan yang paling utama yakni zikir dan memberi manfaat bagi umat Islam,” tuturnya.

Gus Awis lalu mengutip hadis Nabi Muhammad sollallahu alaihi wa sallam yang menjelaskan tujuh bidang pekerjaan yang pahalanya terus mengalir.

Pertama, mengalir kan air. Misalkan ada daerah yang langganan kekeringan. Lalu kita bantu mengalirkan air ke situ. Maka selama air itu mengalir ke tempat tadi, kita akan terus dapat pahala.

Kalau sekarang mungkin termasuk dinas pengairan dan PDAM yang menyambung kan air ke rumah-rumah.

“Di kantor ada pompa buntu, beri uang untuk memperbaiki. Selama pompa itu mengalir kan air, kita akan terus dapat pahala,” urai Gus Awis.

Kedua, menggali sumur. Selama sumur itu dimanfaatkan, kita akan terus dapat pahala.

Seperti Sayidina Usman bin Affan yang membeli sumur dari Yahudi. Kemudian orang-orang disilahkan mengambil air nya gratis. Sampai sekarang sumur nya masih ada. Selama sumur itu masih dimanfaatkan, Sayidina Usman akan terus dapat kiriman pahala.

“Menggali sumur ini termasuk bidang penambangan,” jelasnya.

Termasuk didalamnya menambang gas, minyak, emas, perak, tembaga dan barang tambang lainnya.

Selama barang tambang nya dimanfaatkan, si penambang akan terus dapat kiriman pahala.

Ketiga, menanam kurma. “Ini bidang pertanian,” ucap Gus Awis.

Selama hasil pertanian dimanfaatkan, maka si petani akan terus dapat pahala.

Rasulullah Muhammad sollallahu alaihi wa sallam bersabda; Petani akan dapat pahala dari daun, biji dan tanaman yang diambil orang maupun dimakan hewan.

Baca Juga  Doa Agar Segera Memiliki Rumah

Keempat, pekerjaan yang pahalanya terus mengalir yakni mengajar kan ilmu. Baik mengajar anak maupun orang lain.

“Ini bidang pendidikan,” kata Gus Awis. Orang-orang yang peduli pendidikan akan memperoleh pahala yang terus mengalir.

Inilah sebabnya, alumnus pesantren dimana pun dan bekerja dalam bidang apapun, tetap dianjurkan mengajar.

Baik mengajar kan ilmu agama. Seperti ngajar alif, ba, ta.

Maupun mengajar sesuai bidang keilmuan nya.

Kelima, pekerjaan yang pahalanya terus mengalir yakni membangun masjid. “Ini bidang teknik,” kata Gus Awis.

Membangun rumah, jembatan, jalan, gedung, diniati memberi manfaat bagi umat Islam. Sehingga pahalanya akan terus mengalir.

Keenam, mencetak mushaf Alquran. “Ini bidang penerbitan,” ucap nya.

Mencetak buku maupun lainnya yang manfaat bagi umat Islam. Maka pahalanya akan terus mengalir.

Ketujuh, yang pahalanya terus mengalir yakni anak yang mendoakan. “Ini kaderisasi,” tegasnya.

Anak biologis, ideologis, akademis maupun anak-anak kita lainnya.

Jika mereka mendoakan, maka kita akan terus dapat kiriman pahala..

Mugi Allah subhanahu wa ta’ala paring kita termasuk golongan orang-orang yang pahalanya terus mengalir. (*)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.