MUHASABAH VERTIKAL DAN HORIZONTAL

Saat rapat koordinasi pengurus MUI Kabupaten Jombang di Islamic Center Masjid Agung Baitul Mukminin Jombang, Sabtu (6/12/2026), Ketua MUI Jombang, DR KH Afifuddin Dimyati Alhafiz (Gus Awis) menjelaskan pentingnya evaluasi atau muhasabah. “Muhasabah itu vertikal dan horizontal,” tuturnya.

Sebagaimana disebutkan dalam
QS At-taubah 105

وَقُلِ اعْمَلُوا فَسَيَرَى اللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ وَالْمُؤْمِنُونَ ۖ وَسَتُرَدُّونَ إِلَىٰ عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

Dan Katakanlah: “Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.

“Muhasabah vertikal yakni untuk mengevaluasi sejauhmana program-program yang telah kita laksanakan sesuai dengan tuntunan Allah Ta’ala dan Rasulullah Muhammad sollallahu alaihi wa sallam,” terangnya.

Sedangkan muhasabah horizontal adalah mengevaluasi sejauhmana program-program yang telah dilaksanakan berdampak terhadap orang lain.

Karena semuanya kelak akan kita pertanggung jawabkan dihadapan Allah subhanahu wa ta’ala.

Gus Awis juga berpesan agar semua komisi bekerja maksimal sesuai peran masing-masing.

“Karena umat Islam dalam berorganisasi itu diibaratkan seperti bangunan,” ucapnya.

Sebagaimana disebutkan dalam
Surat As-Saff Ayat 4

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الَّذِينَ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِهِ صَفًّا كَأَنَّهُمْ بُنْيَانٌ مَرْصُوصٌ

Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.

“Bangunan itu ada yang terlihat dari luar seperti genteng. Tapi juga ada yang tidak terlihat dari luar,” ungkapnya.

Semuanya harus saling menopang sehingga organisasi berjalan baik dan semakin baik terus semakin baik..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *