kumur

Bolehkan orang yang berpuasa berkumur-kumur?

Pertanyaan

Pak Kiai, saya ingin bertanya hukum berkumur saat berpuasa?
Jawaban

Pertanyaan di atas kelihatan sangat simpel, dalam benak kami mungkin yang dimaksudkan adalah berkumur ketika melakukan wudlu, padahal sedang menjalankan ibadah puasa. Atau bisa jadi termasuk berkumur di luar wudlu

Madlmadloh (berkumur-kumur) dan istinsyaq (memasukkan air ke hidung) selama tidak menelan air ke dalam rongga maka itu boleh dan tidak membatalkan puasa.
Sedangkan berlebihan dalam madlmadloh (berkumur) dan istinsyaq (memasukkan air ke dalam hidung) sehingga ada air yang masuk ke dalam rongga badan maka itu membatalkan puasa. dan sebaiknya ketika berpuasa menghindari dulu istinsyaq (memasukkan air ke hidung)

seperti dawuh berikut :

“Adapun orang yang berpuasa maka tidak disunnahkan untuk bersungguh-sungguh dalam berkumur karena khawatir membatalkan puasanya sebagaimana keterangan yang terdapat dalam kitab al-Majmu`” (Zakariya al-Anshari, Asna al-Mathalib Syarh Raudl ath-Thalib, Bairut-Dar al-Kutub al-Ilmiyyah, cet ke-1, 1422 H/2000 M, juz, 1, h. 39)

__Terbit pada
4 April 2021
__Kategori
Tak Berkategori
2

2 comments on “Bolehkan orang yang berpuasa berkumur-kumur?”

  1. Maaf min, jadi kesimpulnya bagaimana jika puasa berkumur membatalkan puasa apa tidak? Biasanya ketika seseorang ingin melaksakan sholat kemudian wudlu d sertai kumur² untuk menjaga agar mulut tidak bau dan mengganggu jamaah lain. Afwan..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *