Cara Menyelamatkan Orangtua dan Keluarga Yang Telah Meninggal

QS Albaqarah 23

وَإِنْ كُنْتُمْ فِي رَيْبٍ مِمَّا نَزَّلْنَا عَلَىٰ عَبْدِنَا فَأْتُوا بِسُورَةٍ مِنْ مِثْلِهِ وَادْعُوا شُهَدَاءَكُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ

Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Quran yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al Quran itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.

Ayat ini menantang orang-orang yang meragukan Alquran agar membuat seperti Alquran.

Dan terbukti selama 1400 tahun tidak ada orang yang mampu membuat seperti Alquran.

Ketika membaca ayat yang menceritakan orang-orang yang ragu dengan Alquran, kita berdoa semoga tidak termasuk di dalamnya.

Sebaliknya, kita berdoa semoga tergolong orang-orang yang yakin dengan Alquran. Alias tidak meragukan Alquran.

Seperti yang disebutkan di QS Albaqarah 2

ذَٰلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ

Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa.

Orang yang ragu dengan Alquran tak akan mendapatkan manfaat dari Alquran.

Sebaliknya, orang yang yakin dengan Alquran. Tidak ragu dengan Alquran. Maka akan mendapatkan hidayah dan menjadi orang bertakwa.

Ayat ini juga menegaskan bahwa orang yang meragukan Alquran tidak akan masuk golongan sodiqin alias golongan yang benar.

Ciri golongan sodiqin disebutkan di QS alhujurat 15

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ ثُمَّ لَمْ يَرْتَابُوا وَجَاهَدُوا بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ۚ أُولَٰئِكَ هُمُ الصَّادِقُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar.

Jadi ciri orang yang sodiq, yang benar, itu ada 4:

  1. Iman kepada Allah Ta’ala
  2. Iman kepada Nabi Muhammad sollallahu alaihi wa sallam
  3. Mau berjuang di jalan Allah dengan hartanya.
  4. Mau berjuang di jalan Allah dengan raga atau tenaganya.

Penyebutan harta didahulukan karena manfaatnya lebih besar. Dengan adanya harta, maka bisa dibuat membayari tenaga dan meteriil.

Ada tenaga saja tanpa harta, maka tak bisa berbuat banyak. Gak bisa beli bahan bangunan. Gak bisa beli makanan dan lain-lain.

Setiap harta yang kita sedekahkan kelak akan menjadi pelindung di akhirat.

Rasulullah Muhammad sollallahu alaihi wa sallam bersabda; Lindungilah dirimu dari api neraka walaupun dengan sedekah separuh kurma.

Cara menyelamatkan orang tua dan keluarga yang telah wafat dari neraka yakni dengan sedekah dan pahalanya dikirim ke mereka.

Termasuk tanda percaya Alquran yakni banyak membaca Alquran.

Misalnya cinta kulhu atau QS Al ikhlas. Maka perbanyaklah membacanya.

Zaman Nabi ada imam yang tiap salat, pasti baca surat kemudian ditambah kulhu.

Dia cinta kulhu karena surat ini menjelaskan sifat-sifat Allah Ta’ala.

Mendengar itu Nabi bersabda; Allah mencintaimu sebab cintamu pada kulhu.

Di bulan Ramadan sebaiknya kita memperbanyak baca Alquran. Meskipun yang dibaca hanya surat Ikhlas juga tidak apa-apa.

Syukur bisa ditambah surat Alfath.

Orang yang diawal Ramadan baca surat Alfath maka akan diluaskan rezekinya dan dilindungi oleh Allah Ta’ala sepanjang tahun itu.

Orang yang tiap hari baca surat Alfath maka akan bisa mimpi ketemu Nabi Muhammad sollallahu alaihi wa sallam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *