Sen. Agu 8th, 2022
SHOLAT TAHAJUD

Saat ngaji kitab Adabul Alim Wal Muta’alim karya hadrotus syekh KH Hasyim Asy’ari, di Pesantren Tebuireng, Minggu (28/11/2021), DR KH Ahmad Mustain Syafi’ie Alhafid menjelaskan pentingnya salat tahajud.

“Salat tahajud itu ibarat anak panah yang tepat mengenai sasaran,” tegasnya.

Apapun hajat yang kita minta saat tahajud pasti dikabulkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala.

Ini cocok dengan yang diceritakan KH Ainul Yakin Alhafid (Mbah Yakin), pengasuh PP Hamalatul Quran Jogoroto.

Santri nya buanyak. Saking banyaknya, kalau kita lewat depan pesantren nya akan melihat santri nderes sampai di halaman bahkan di jalan-jalan.

Sampai-sampai, banyak santri nya yang dititipkan kepada orang-orang yang mau ngasuh.

Orang yang mau ditempati, biasanya diberi sejumlah santri yang menghafal kan.

Disertai santri senior yang bagian menerima setoran hafalan.

Mbah Yakin cerita, dulunya dia ngajar.

Setelah belasan tahun, tiba-tiba dia dipecat.

Lalu sowan Kiai Mustain Syafi’ie. Dibilangi, “Memang gak koyok lek duwe pondok dewe.”

Oleh Kiai Mustain, Mbah Yakin diberi amalan salat tahajud baca satu juz.

Jadi dalam waktu 30 hari, khatam.

Mbah Yakin pun mengamalkan nya.

Tepat pada hari ke-30, datang satu santri.

Santri ini berhasil khatam hafalan dalam waktu satu bulan.

Akhirnya kondang, bahwa nyantri kepadanya bisa cepat menghafalkan Alquran.

Ada yang dua bulan khatam. Ada yang enam bulan khatam.

Rata-rata, tidak sampai setahun sudah khatam setoran hafalan 30 juz.

Resep santrinya cepat hafal setidaknya ada dua.

Pertama, lingkungan yang kondusif. Lingkungan penghafal.

Kedua, tiap hari santri salat tahajud baca setengah juz.

Mugi Allah subhanahu wa ta’ala paring kita saget istiqamah ngelampahi salat tahajud

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.