doa

DOA AWAL BULAN

Saat ngaji dalam Ahad pahingan MWC NU Jombang Kota di Masjid Hidayatulloh Pagak, Desa Sumberjo, Ahad (7/11/2021), Pengasuh PP Sunan Ampel Jombang, KH Taufiqurrahman Muchid, mengajak jamaah membaca doa awal bulan diatas.

Allahumma ahillahu alaina bil amni wal iman. Wassalamata wal Islam wattaufiqi lima tuhibbu wa tardo.

Ya Allah jadikanlah terbitnya hilal kepada kami dengan membawa keamanan dan iman, dan keselamatan dan Islam, dan taufik kepada apa yang Engkau cintai dan Engkau ridai.

Kiai Taufiq cerita, rukyah pada hari Jumat tidak bisa melihat hilal. Sehingga umur bulan Rabiul Awal digenapkan 30 hari.

Sehingga Ahad merupakan tanggal 1 Rabiul Tsani alias bakda mulud 1443 H.

Nah, setiap tanggal 1 itulah kita disunahkan membaca doa diatas.

Kiai Taufiq cerita, sejak dulu beliau sudah ikut pengajian MWC NU Jombang Kota. Namun dulu, beliau hanya sebatas membawakan kitab mertuanya, KH Mahfudz.

Setelah Kiai Mahfudz meninggal pada 1999, baru Kiai Taufiq meneruskan. “Makanya untuk tabarukan, yang saya bawa tetap kitab nya Kiai Mahfudz,” tuturnya lantas mencium kitab yang dimaksud.

Kiai Taufiq cerita, almarhum Pak Maksum, yang rumahnya depan masjid Hidayatulloh Pagak, dulu sregep ngaji ke Kiai Mahfudz dan ke Kiai Taufiq. Juga sregep ikut pengajian NU.

Makanya sekarang anak-anak Pak Maksum, termasuk Cak Dowi menantunya, juga sregep ngaji dan ngurusi NU.

Cak Dowi ini juga sangat aktif di Seribu Rebana dan manakib.

Dari cerita Kiai Mahfudz dan Kiai Taufiq.

Juga cerita Pak Maksum.

Saya semakin percaya dengan kata-kata yang biasanya digunakan untuk kampanye penyelamatan lingkungan.

Bumi ini harus kita jaga karena bukan warisan nenek moyang, tapi karena titipan anak cucu.

Dalam konteks menjaga awak, nurut saya, hal itu juga berlaku.

Tubuh ini harus kita jaga karena bukan warisan nenek moyang, melainkan titipan anak cucu.

Kalau tubuh ini kita jaga, hanya digunakan yang apik-apik, niscaya anak keturunan kita juga akan apik-apik..

Sebagaimana disebutkan dalam maulid Diba. Walam yazalillahu azza wajalla yunaqqiluni minal aslabit tohiroh. Ilal arhamiz zakiyatil fakhiroh. Hatta akhrojaniyallahu min baini abawayya wahuma lam yaltaqiya ala sifahin qot.

Intinya, nur Muhammad itu berpindah-pindah mulai Nabi Adam alaihissalam hingga ke orang tua Nabi Muhammad sollallahu alaihi wa sallam.

Selalu pindah dari rahim perempuan dan sulbi laki-laki yang suci dan tak pernah zina.

Mugi Allah subhanahu wa ta’ala paring kita bisa menjaga diri sak apik-apike.

Sehingga kelak dari keturunan kita lahir orang-orang yang apik….

اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ وَالْإِيمَانِ، وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ، وَالتَّوْفِيقِ لِمَا تُحِبُّ وَتَرْضَى،

__Terbit pada
7 November 2021
__Kategori
Amalan, hikmah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *