GANJARAN 100 SYAHID

Saat ngaji dalam Lailatul Ijtima Ranting NU Candimulyo edisi 185 di Musala Baiturrohman, Nglundo Utara Kamis (21/10/2021), Wakil Rois Syuriyah PCNU Jombang KH Muhammad Soleh menjelaskan keutamaan salat Jumat.

“Rasulullah Muhammad sollallahu alaihi wa sallam bersabda; Orang yang salat Jumat diberi pahala seperti seratus orang yang mati syahid,” tuturnya.

Padahal orang yang mati syahid, langsung dipapak 70 bidadari..

Sekali jumatan berarti 7 ribu bidadari..

Kali satu bulan. Kali setahun. Kali usia kita. Wiiihhh, buanyak sekali..

Kiai Soleh menjelaskan, orang yang menangi salat Jumat satu rakaat, maka cukup nambah satu rakaat.

Sedangkan orang yang tidak menangi satu rakaat, maka harus nambah empat rakaat.

Misalnya ada orang telat berangkat salat Jumat. Begitu sampai masjid, imam sudah tahiyat akhir.

Maka dia bisa langsung niat salat Jumat, takbiratul ihram, kemudian ikut duduk tahiyat akhir.

Begitu imam salam, dia nambah empat rakaat.

Dihitung menangi satu rakaat itu minimal rukuk bersama imam.

Jadi misalnya ada orang datang pas imam berdiri dari ruku rakaat kedua, maka juga sama.

Niat salah Jumat, takbiratul ihram, ikuti imam. Setelah imam salam, nambah empat rakaat.

Kadang kita perlu telat datang salat Jumat agar bisa mengamalkan itu.. hehehe

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

Mugi Allah paring kita saget istiqamah salat Jumat..

__Terbit pada
28 Oktober 2021
__Kategori
Amalan, Fiqih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *