Gus Baha Masuk Kandidat Calon Ketum PBNU

Ulama kharismatik KH Ahmad Bahauddin Nursalim atu akrab disapa Gus Baha masuk dalam kandidat calon ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Hal itu terungkap lewat survei Indostrategic dilansir dari TV one.

Sejumlah nama mulai ada 4 kandidat kuat salah satunya adalah KH Ahmad Bahauddin Nursalim,

“KH Marzuki Mustamar (Ketua PWNU Jawa Timur) dengan dukungan tertinggi sekitar 24,7 persen, disusul KH Hasan Mutawakkil Alallah 22,2 persen, KH Said Aqil Siradj yang juga incumbent Ketum PBNU saat ini, lalu KH Bahaudin Nursalim atau Gus Baha 12,4 persen,” kata Umam dalam keterangan tertulis, Kamis (7/10).

Umam menyampaikan kemunculan Gus Baha dalam bursa itu menunjukkan keinginan warga NU untuk regenerasi kepemimpinan. Selain itu, Baha juga dinilai sebagai jawaban atas tradisi intelektual pesantren yang luntur beberapa waktu terakhir.

Dia juga berpendapat kemunculan Baha dalam bursa ketua umum PBNU dipengaruhi dinamika media sosial. Ia menilai popularitas Baha di medsos mampu menarik simpati sebagian warga Nahdliyyin.

“Media exposure Gus Baha di berbagai chanel media sosial belakangan ini juga menambah literasi keilmuan sekaligus popularitas nama Gus Baha di kalangan warga Nahdliyyin secara general, khususnya Jawa Tengah, Jogjakarta, dan Jawa Timur,” tuturnya.

Lebih lanjut, Umam menyampaikan sebagian warga Nahdliyyin menghendaki suksesi ketua umum PBNU. Salah satu penyebabnya adalah gaya kepemimpinan Said Aqil yang cenderung lekat dengan politik praktis.

“Akibatnya, peran PBNU sebagai Islamic-based civil society menjadi kurang optimal. Misalnya, terkait wacana kebijakan publik amandemen UU KPK hingga penyelamatan 57 pegawai senior KPK, sikap dan keberpihakan PBNU kurang jelas,” ujar Umam.

Survei itu dilakukan pada 23 Maret- 5 April 2021. Survei melibatkan 1.200 orang responden. Survei ini memiliki ambang batas kesalahan 3 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.(*)

__Terbit pada
9 Oktober 2021
__Kategori
Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *