Rab. Nov 30th, 2022
Resolusi Jihad Hadratusyekh KH Hasyim Asy'ari

Hari Santri Nasional diperingati setiap tanggal 22 Oktober, peringatan ini tercantum dalam Keppres nomor 22 tahun 2015.

Presiden Joko Widodo menjadi yang kali pertama menggagas peringatan ini. Hari Santri Nasional 2021 mengambil tema Santri Siaga Jiwa dan Raga. Tema ini sesuai dengan situasi pandemi di Indonesia dan dunia.

“Tema ini sebagai bentuk pernyataan sikap santri selalu siap menyerahkan jiwa dan raga membela tanah air, mempertahankan persatuan Indonesia, dan mewujudkan perdamaian dunia,” ujar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dikutip dari situs Kemenag.

Menag menjelaskan, tema tersebut sekaligus komitmen seumur hidup para santri. Komitmen tersebut adalah untuk membela tanah air yang lahir dari sifat santun, rendah hati, pengalaman, dan tempaan di pesantren.

Penetapan Hari Santri Nasional tidak lepas dari sejarah bangsa Indonesia. Pada momen itulah dicetuskan Resolusi Jihad Nahdlatul Ulama yang dipimpin Hadratusyekh KH Hasyim Asy’ari.

Adanya resolusi menjadi dasar perlawanan para santri dan kyai melawan penjajah. Saat itu kolonoialisme ingin kembali mengusai Indonesia berkedok NICA, dengan membonceng tentara Inggris.

Resolusi jihad juga tidak lepas dari fatwa KH Hasyim Asy’ari yaitu:

1. Hukumnya memerangi orang kafir yang merintangi kepada kemerdekaan kita sekarang ini adalah fardu’ain bagi tiap orang Islam yang mungkin, meskipun bagi orang fakir

2. Hukumnya orang yang meninggal dalam peperangan melawan NICA serta komplotan-komplotannya adalah mati syahid

3. Hukumnya orang yang memecah persatuan kita sekarang ini wajib dibunuh.

Hari Santri Nasional menjadi pengingat bagi tiap muslim tetang semangat perjuangan para kyai dan ulama. (detik.com)

Baca Juga  Kapan Berakhirnya Lailatul Qodar?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *