miskin. (foto: Alona/Istimewa)

Hindari, 5 Penyebab Miskin

Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Abu Na’im:

كَادَ اْلفَقْرُ أَنْ يَكُوْنَ كُفْرًا

Artinya: “Kemiskinan itu dekat kepada kekufuran.”

Ada banyak orang miskin yang karena ketidakberdayaannya secara ekonomi tidak pernah mengenal Tuhan. Mereka tidak pernah pergi ke masjid untuk shalat sebagaimana mereka tidak pernah berpuasa. Banyak orang seperti ini akhirnya berpindah ke agama lain karena adanya bantuan-bantuan ekonomi yang mampu menyejahterakan hidupnya.

Untuk menghindari hal hal itu berikut 5 hal yang memungkinkan seseorang dekat dengan kemiskinan

1. Selalu Berharap Kepada Manusia

Manusia adalah makhluk yang lemah, tidak punya daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah. Allah SWT berfirman:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ أَنتُمُ ٱلْفُقَرَآءُ إِلَى ٱللَّهِ ۖ وَٱللَّهُ هُوَ ٱلْغَنِىُّ ٱلْحَمِيدُ

“Hai manusia, kamulah yang membutuhkan Allah; dan Allah Dialah yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji.” (QS. Fathir : 15)

2. Tidak Puas Dengan Yang didapat

Manusia adalah makhluk yang kompleks, sulit ditebak dan penuh berbagai kejutan. Setiap karakter manusia yang ada di muka bumi ini pun tentu tidaklah sama satu dengan yang lain. Selain itu ada beberapa hal yang tentu dimiliki oleh manusia baik itu positif ataupun negatif.

Salah satu hal yang mungkin banyak manusia merasakannya adalah merasa tidak pernah puas dan selalu ingin lebih dan lebih. Baik dalam prestasi, kekayaan, persahabatan ataupun percintaan.

Sebagai manusia seharusnya selalu bersyukur terhadap sesuatu yang diberikan oleh Allah SWT.

3. Boros

Salah satu hal penting dalam mengelola keuangan adalah menanfaatkan penghasilan dengan tepat dan bijak. Apakah penghasilan yang kita peroleh akan kita gunakan untuk membeli sesuatu yang kita perlukan, bersedekah, membantu kerabat atau disimpan untuk kebutuhan masa depan? Simpelnya, memanfaatkan uang dengan tepat dan bijak disebut “irit”. Irit ada macam-macam. Ada irit pakai, yaitu tidak mengonsumsi secara berlebihan. Ada juga irit beli, yaitu mengutamakan kebutuhan daripada keinginan semata.

Bersyukur dan rendah hati. Bersyukur dan rendah hati adalah obat paling mujarab untuk menjauhkan kita dari hidup boros.

4. Pelit

Secara sederhana, bakhil bisa diartikan dengan menahannya seseorang untuk tidak mengeluarkan hartanya atau enggan membantu orang yang sedang membutuhkannya.

Sifat bakhil tidak hanya merugikan bagi pemiliknya, tetapi juga merusak tatanan masyarakat di sekitarnya, karena menyebabkan banyak orang yang  tidak bisa menikmati hidup atau sengsara akibat sifat bakhilnya tersebut.

Semoga Allah senantiasa menjauhkan kita dari sifat bakhil, dan menggolongkan bersama para hambanya yang dermawan.

5. Serakah

Serakah ialah suatu keadaan jiwa yang membuat manusia tidak puas dengan apa yang dimilikinya dan berusaha ingin memiliki yang lebih banyak lagi. Keserakahan ini tidak hanya pada pemilikan harta, tetapi juga terhadap makanan, minuman, kegiatan seksual, dan sebagainya.

Ini termasuk penyakit hati yang tercela dan tidak sehat, karena hati orang serakah tidak pernah tenang, puas, dan selalu merasa kekurangan. Karena itu, bisa terdorong berbuat buruk, misalnya menipu, mencuri, manipulasi, korupsi, dan sebagainya, untuk memenuhi nafsu serakahnya terhadap harta dan kedudukan. 

Itu tadi beberapa hal yang memungkingkan menjadikan manusia menjadi miskin, semoga Allah SWT menjauhkan kita dari sifat sifat buruk.

Semoga Artikel ini dapat memberikan manfaat.

Wallahu a’lam

Sumber: Berbagai Sumber

__Terbit pada
30 Maret 2021
__Kategori
hikmah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *