al quran

Hukum Baca tahlil,Yasin dan nglalar Qur’an bagi orang yg berhadats besar

Assalamu’alaikum Wr. Wb

Mohon penjelasannya mengenai hukum tahlilan ,yasinan dan nglalar Al-Qur’an ( tanpa memegang mushaf ) bagi orang yang berhadats besar seperti wanita yg sedang haid atau orang yg sedang mempunyai hadats janabah.

Jawaban :

Jamaah yang dirahmati Alloh. Bagi orang yg mempunyai hadats besar seperti diatas HARAM membaca Al Quran bila :
1. Model bacaannya keras , kira-kira minimal telinganya sendiri yang normal bisa mendengar.
2. Sejak awal baca sudah niat baca Al-Qur’an, meski disertai niat yang lain seperti dzikir.

Namun bila :
1. Model bacaannya pelan kira-kira telinganya sendiri tidak mendengar ( Jawa : umik umik hanya menggerakkan kedua bibir )
2. Sejak awal baca berniat dzikir, doa ,ingin dapat berkah Al-Qur n( tabarruk ), menjaga hafalan Al-Qur’an atau pokok baca ( tidak ada niatan apa-apa ), Maka TIDAK HARAM .

Silahkan dilanjut tahlilannya,yasinan nya dan nglalar nya.

Refrensi : i’anatuttholibin juz 1 halaman 69

Wabillahittaufiq
Al-Faqir M Sholeh.

__Terbit pada
23 Januari 2021
__Kategori
Fiqih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *