zakatt

Hukum Memberikan Zakat Pada Masjid

Saya seorang pengurus ta’mir masjid mau menanyakan tentang perihal ada salah satu warga saya yang membawa sekarung padi sebagai zakat utk masjid.
Bunyi kalimatnya jelas : ini zakat untuk masjid
Bagaimana hukumnya dan bagaimana saya menyikapnya?
Jawaban :
Jamaah yang budiman,
Para ahli fiqih berpendapat mengenai zakat yang diberikan pada masjid ada dua pandangan :
1. TIDAK BOLEH , karena zakat hanya boleh diberikan kepada orang muslim merdeka yang termasuk bagian dari delapan golongan penerima zakat, sedang masjid bukan kategori muslim merdeka . Karenanya kitab bugyah halaman 106 menegaskan :
لا يستحق المسجد شيأ من الزكاة مطلقا اذلا يجوز صرفها الا لحر مسلم .
Masjid tidak berhak mendapatkan zakat secara muthlaq, karena zakat hanya boleh diberikan pada orang merdeka yang muslim.
2. BOLEH, pendapat ini bermuara dari sebagian ulama’ akhir yg dirilis alqoffal : bahwa zakat boleh diberikan untuk ragam kebaikan ( wujuhul Khoir ), hal ini pernah ditulis syekh Nawawi al-Bantani dalam tafsir Munir dalam rangka bagian dari tafsir Sabilillah.

Nah , dalam kasus diatas menurut hemat alfaqir : ta’mir bisa ( bahkan ini yg

terbaik) memilih sikap menolak zakat tersebut ,dan mengarahkannya utk diberikan pada salah satu warga yg berstatus faqir , miskin atau seorang panitia pembangunan masjid yg mempunyai hutang dalam rangka pembangunan masjid terseutb ,untuk selanjutnya setelah diterima , faqir ,miskin dan seorang panitia tersebut bisa menyerahkan sekarung padi tersebut pada masjid.
Atau menggunakan pendapat kedua , yang selanjutnya dikelola untuk kepentingan masjid.
Wabillahittaufiq
Alfaqir M Sholeh
(Syuriah PCNU Jombang)
__Terbit pada
11 April 2021
__Kategori
Fiqih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *