mencuri wifi

Hukum Menggunakan Wifi Orang Lain Tanpa Izin

Zaman sekarang kebutuhan terhadap internet memang tak dapat terelakkan. Kita rela mengeluarkan uang untuk mendapatkan layanan internet. Namun di tempat-tempat tertentu kita bisa mengaksesnya dengan gratis. Maraknya internet di satu sisi membawa dampak yang positif, tetapi di sisi lain juga membawa dampak yang negatif.

Pernahkah Anda menggunakan WIFI orang lain tanpa izin? Untuk akses website keperluan tugas sekolah, atau sekedar menonton video di Youtube, atau buka sosial media, misalnya. Saat menggunakan WIFI orang lain tanpa izin tersebut, pernahkah berpikiran soal boleh atau tidak menggunakan WIFI orang lain tanpa izin pemiliknya menurut kaca mata syariat Islam?

Memang, jaringan internet dan WIFI belum ada di zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para salafush shalih. Tapi, bukan berarti menggunakan WIFI orang lain tanpa izin itu tidak ada penjelasan hukumnya. Telah banyak ulama kontemporer yang memberikan penjelasan soal ini.

Dalam pandangan kami meng-hack jaringan internet adalah termasuk dalam kategori ghasab yang jelas-jelas diharamkan. Sebab, itu bagian mengambil hak orang lain dengan cara yang tidak dibenarkan. “Hak” dalam konteks ini bukan hanya mencakup soal harta benda, tetapi juga yang lainnya, termasuk di dalamnya jaringan internet

Referensi kitab :

Keharaman Ghasab sudah ditetapkan di dalam al-quran, hadits dan kesepakatan para ulama’

Pertanyaan Selajutnya : Ketika tidak boleh, bagaimana cara pertanggungjawabannya?
Jawaban : Meminta kerelaan pemilik wifi (istihlal) jika tidak berkenan maka mengganti rugi

LBM PCNU Blitar

__Terbit pada
28 Maret 2021
__Kategori
Fiqih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *