swab

Hukum Tes Swab waktu Puasa?

Swab test atau tes swab dinilai efektif untuk menemukan infeksi virus corona atau Covid-19 dengan mengambil sampel lendir dari dalam rongga hidung atau dalam tenggorokan. Bagaimana hukumnya ketika berpuasa?

Jawaban

Penanya yang Budiman

Memasukkan suatu benda ke dalam rongga badan atau kepala melalui anggota badan yang terbuka (manfadz maftuh) itu dapat membatalkan puasa, jika orang tersebut melakukannya secara sengaja, ingat bahwa dia sedang puasa dan mengetahui keharamannya.

🌼 Maka jika dalam tes PCR dilakukan dengan memasukkan alat melalui lobang hidung sampai melewati khoisyum (pangkal hidung) maka itu membatalkan puasa.
👆Demikian juga jika PCR dilakukan dengan memasukkan alat tersebut melalui mulut sampai melewati makhraj ha (ح) maka itu juga membatalkan puasa.
👆Namun jika alat yang dimasukkan tidak sampai melewati batas khoisyum dan makhroj ح maka tidak membatalkan puasa

🌼 Para ulama Maliki mengatakan bahwa memasukkan benda melalui hidung tidak mempengaruhi keabsahan puasa meskipun sampai melewati Khoisyum.
👆Namun jika melalui mulut dan melewati makhroj ح maka itu juga membatalkan puasa menurut ulama Maliki, meskipun alat itu tidak sampai ke rongga.

sebaiknya test swab dilaksanakan malam hari ketika paginya berpuasa.terima kasih

والله اعلم بالصواب
#LDNU KAB KEDIRI

__Terbit pada
15 April 2021
__Kategori
Fiqih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *