Rab. Feb 1st, 2023
Haji

Pemerintah Arab Saudi kembali membuka pelaksanaan ibadah haji bagi jamaah luar negeri pada tahun 1443 H. Pihaknya juga memberikan layanan fast track kepada 29.126 jamaah haji Indonesia.

Melansir dari laman Kemenag, Fast track adalah layanan keimigrasian Arab Saudi yang dilakukan di Indonesia, meliputi pemeriksaan paspor, perekaman biometrik dan sidik jari. Jamaah haji tidak perlu lagi antre di bandara untuk menjalani proses imigrasi dan bisa langsung diantar menuju hotel setibanya di Madinah atau Jeddah.

Namun demikian, tahun ini layanan fast track hanya akan dinikmati jamaah yang sudah vaksin booster. Oleh karenanya Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mendorong jajarannya untuk membantu mengecek calon jamaah haji yang belum mendapatkan vaksin.

“Jika kita dapat memaksimalkan pelaksanaan vaksin lengkap plus booster bagi jamaah haji, ini dapat mempercepat proses pelayanan jamaah haji sendiri. Sebab, fast track di Arab Saudi hanya disediakan bagi calon jamaah haji yang telah mendapatkan vaksin lengkap plus booster,” ujar Menag Yaqut.

Selain itu, Menag juga minta jajarannya untuk mengecek kesiapan asrama haji, khususnya embarkasi haji antara. Persiapan itu harus disegerakan agar dapat melayani masyarakat dengan maksimal dan mengurangi keluhan mereka.

“Kerja sama yang baik dari semua pihak sangat diperlukan mengingat waktu yang semakin dekat dan masih harus menyesuaikan dengan kebiasaan baru terkait protokol kesehatan akibat pandemi yang belum usai,” imbuh Menag

Baca Juga  Taraweh Cepet?

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *