Sen. Mei 16th, 2022
tanah-Dijual. (korankaltara)

Saat ngaji kitab Sohih Bukhari di Masjid Pesantren Tebuireng Rabu (6/4/2022), KH Kamuli Khudori menjelaskan hadis tentang prioritas dalam menjual tanah.

“Rasulullah Muhammad sollallahu alaihi wa sallam bersabda; Yang paling berhak untuk ditawari membeli tanah adalah yang terdekat dengan tanah itu,” tuturnya.

Masya Allah..
Islam sungguh agama yang sempurna. Sampai-sampai urusan menjual tanah pun diatur.

Di era sekarang, ini sangat penting. Karena di Surabaya dan Bandung ada kasus hampir sama.

Ada orang punya rumah di dalam gang.

Akses jalannya melewati halaman tetangga.

Suatu ketika, tetangga di kanan kiri, depan belakang, membangun rumah nya. Sehingga menutupi jalan yang biasa digunakan orang itu.

Alhasil, orang itu akhirnya tak punya akses jalan.

Kalau mau keluar harus memanjat dinding rumah tetangga.

Hal seperti ini tidak akan terjadi jika anjuran Rasulullah Muhammad sollallahu alaihi wa sallam dilaksanakan.

Ketika menjual tanah, yang ditawari adalah yang terdekat dengan tanah itu.

Sehingga tidak sampai terjadi seperti diatas. Tanah di dekat nya dijual pada orang lain yang jauh. Sehingga ketika si pembeli membangun rumah nya, menyebabkan akses jalan tertutup.

Alhamdulillah nya, anjuran Rasulullah Muhammad sollallahu alaihi wa sallam ini sudah banyak dilakukan dalam pembagian warisan.

Si A dan B dapat bagian warisan satu lahan untuk dibagi dua. Biasanya dibeli oleh salah satunya. Dikenal dengan istilah nyusuki.

Jika orang yang paling dekat dengan tanah itu tak mau membeli, baru ditawarkan pada orang lain yang jauh.

Jual beli yang dilaksanakan sesuai anjuran Rasulullah Muhammad sollallahu alaihi wa sallam, bisa kita niati ibadah. Menaati perintah Allah subhanahu wa ta’ala dan Rasulullah Muhammad sollallahu alaihi wa sallam.

Baca Juga  Meminta Maaf Dan Memberi Maaf

Sehingga dari jual beli itu, kita juga mendapat pahala akhirat..

Mugi Allah subhanahu wa ta’ala paring kita saget ngelampahi.(*)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.