Kesunnahan Menghidupkan Malam Hari Raya

Setelah sebulan penuh menjalani puasa Ramadhan, shalat tarawih, witir dan ibadah lainnya, harapnya semua ibadah tersebut dapat semakin memperkokoh ketakwaan kita sesuai dengan semangat Al-Qur’an ‘La’allakum tattaqun’

Salah satu wujud ketakwaan sesudah bulan Ramadhan adalah menghidupkan Malam Hari Raya

Baca Juga: Kaifiyah Sholat ‘ied

~ Disebutkan dalam Sunan Ibn Majah:
Barangsiapa menghidupkan malam ‘Ied dengan mengharapkan ridha Allah hatinya tidak akan mati diwaktu (banyak) hati yg mati.
~ Abul Qasim Al Asbihani meriwayatkan dalam kitab At Targhib. Dari Muadz bin Jabal, Rasulullah Saw. bersabda:
Barangsiapa menghidupkan 5 malam, maka wajib baginya mendapatkan Surga (malam tarwiyah, malam Arafah, malam Idul Adha, malam Idul Fitri & malam Nisfu Sya’ban)
~ Diriwayatkan dari Sayyidina Umar bin Abdul Aziz, beliau menulis surat surat kpda bawahannya: Hendaklah kalian semua menghidupkan 4 malam, karena Allah Swt meluapkan Rahmat dimalam tersebut: Awal malam bulan Rajab, malam Nishfu Sya’ban, malam Idul Adha dan malam Idul Fitri.
~ Imam Syafi’i berkata, telah sampai kepadaku bahwa doa akan dikabulkan di 5 malam: malam jumat, malam Idul Adha, malam Idul Fitri, malam Arafah dan malam Nisfu Sya’ban.
Wallahu A’lam.
FB/GusDewaMenjawab
__Terbit pada
12 Mei 2021
__Kategori
Amalan, hikmah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *