Sen. Mei 16th, 2022
KH Marzuki Mustamar

Jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) silaturahim ke kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, Kamis (17/02/2022).

Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf bersama pengurus harian diterima di aula pertemuan oleh jajaran PWNU Jatim.

KH Marzuki Mustamar selaku Ketua PWNU Jatim menyampaikan bahwa sejumlah tokoh memang mengawali langkah dari Jawa Timur.

“KH Miftachul Akhyar dan KH Yahya Cholil Staquf mengawali khidmah dari Jawa Timur,” katanya saat sambutan.

Pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad Kota Malang tersebut menyampaikan bahwa saat pelantikan PBNU memang di Kalimantan Timur, akan tetapi menjadikan rangkaian program pertama di Jawa Timur.

“Saya yakin Jawa Timur adalah bidayah yang baik. Kami yakin bahwa miqat dari Jawa Timur, maka PBNU akan semakin maju dan tentu semakin banyak manfaat serta barakah yang dirasakan umat dan bangsa Indonesia,” ungkapnya.

Kiai Marzuki menandaskan bahwa sejak Rais Aam dan Ketua Umum PBNU terpilih pada Muktamar ke-34 di Lampung, NU Jatim sangat optimis terhadap kepengurusan yang ada. Hal tersebut karena yang memimpin PBNU adalah sosok luar biasa. Personilnya demikian, ditopang darah muda, termasuk jajaran kepengurusannya.

“Karenanya kami yakni, PBNU ini akan lebih baik, lebih baik dan lebih baik,” tegasnya disambut tepuk tangan hadirin.

Lebih lanjut Kiai Marzuki menyampaikan setidaknya ada tiga amanah yang diemban NU. Yakni masalah masulilyah diniyahwathaniyah, ijtimaiyah bashariyah. Dan semua dilibatkan dengan mengajak lembaga dan badan otonom NU yang ada.

Masuliyah wathaniyah untuk memastikan ada beasiswa bagi santri kurang mampu. Tidak hanya mereka yang akan ke luar negeri seperti Yaman, Mesir, Sudan dan ke mana.

“Juga bagaimana masyarakat yang tidak mampu bisa nyantri ke Lirboyo, Ploso, Langitan, Sidogiri dan lainnya sampai selesai dengan tanpa biaya,” harapnya. Dan hal itu tentu saja harus mendapatkan perhatian berbagai kalangan, termasuk para aghniya, pemerintah dan NU, lanjutnya.

Baca Juga  Inna lillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun, KH Djamaluddin Ahmad Tambakberas Wafat

Kiai Marzuki juga memastikan kaderisasi di Jawa Timur berjalan sesuai harapan. Karena hubbul wathan minal iman yakni cinta Tanah Air adalah bagian dari iman, serta NKRI harga mati.

“Dan semua kami tegaskan lewat aneka kaderisasi,” tandas dosen Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim ini.

Rombongan memulai kegiatan di Jatim dengan melakukan ziarah ke makbarah muassis atau pendiri NU di Jombang. Setidaknya tiga pesarean yang diziarahi yakni KH Abd Wahab Chasbullah di Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, kemudia KH M Bihri Sansuri di Denanyar, serta KH M Hasyim Asy’ari Tebuireng. Malamnya dilakukan ramah tamah dengan Gubernur Jawa Timur.

Keeseokan harinya, KH Yahya Cholil Staquf melantik Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo dan dilanjut melakukan silaturahim ke kantor PWNU Jatim di Jalan Masjid Al-Akbar Timur 9 Surabaya.

Sumber: jatim.nu.or.id

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.