Kam. Des 1st, 2022
Kisah Nyata Burung Dara Makkah Dengan Jamaah

Ada kisah nyata dari salah satu peserta jamaah umrah. Dia sudah memiliki satu anak, tetapi lama tidak mempunyai anak lagi, lalu orang tersebut sowan kepada Kiai.

“Dia mendapat jawaban kalau ingin punya anak maka berangkatlah umrah bersama anakmu dan berilah makan kepada hamam atau burung merpati di Masjidil Haram. Singkat cerita, anak tersebut ikut umrah dan memberi makan ke burung dara itu,” kata KH Nur Hadi atau Mbah Bolong yang dilansir dari YouTube NU Online Jombang.

Mbah Bolong mengatakan, Allah telah mengabulkan keinginan jamaah itu. Terbukti, pulang dari umrah, jamaah tersebut memiliki banyak anak.

“Saya penasaran, apa kemuliaan dari burung dara yang berada di sekitar Masjidil Haram ini?” Kata mbah Bolong.

Pengasuh pondok pesantren Falahul Muhibbin Diwek, Jombang itu menerangkan bahwa kemulian pertama pada burung dara itu adalah dimuliakan oleh Allah SWT, dimuliakan oleh orang Mekkah, dan dimuliakan oleh islam.

Terbukti, ketika ada orang yang dengan sengaja membunuh atau menyembelih burung dara, satu ekor misalnya maka dia harus membayar denda dengan menyembelih 1 unta.

“Ini menunjukkan kemuliaan yang diberikan oleh Allah kepada burung dara yang berada di Masjidil Haram ini,” terangnya.

Jadi, orang yang memuliakan burung dara di tanah suci Makkah ini akan sangat dimuliakan oleh Allah SWT. Tanda-tanda karamah Allah SWT memuliakan adalah pada orang yang memberikan makan atau kebahagiaan pada burung dara.

Kemulian kedua, lanjutnya, dari sekian banyak burung dara yang ada, tidak ada satupun burung dara yang terbang di atas Ka’bah maupun Masjidil Haram. Dapat diartikan, burung dara mengambarkan kemuliaan dan mengagumkan tanah suci.

“Barang siapa yang mengagumkan Ka’bah seperti burung dara ini, yang mau tawaddu terbang tidak di atas Ka’bah maupun Masjidil Haram maka dimuliakan oleh Allah, insa Allah hajatnya dikabulkan oleh Allah SWT. Itulah dua kesimpulan dari apa yang saya dapati dari Kiai saya,” sambungnya.(*)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *