Masio Waras Sehat, Sholat Sunnah Boleh Dengan Duduk

QS Albaqarah 185

يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ

Saat ngaji dalam Lailatul Ijtima Ranting NU Candimulyo edisi 188 di Masjid Arrohman Perum Pondok Candi Indah, Kamis (11/11/2021), Wakil Rois Syuriyah PCNU Jombang, KH Muhammad Soleh, menjelaskan kemudahan dalam salat sunah. “Salat sunah itu lebih jembar dibanding salat fardu,” tuturnya.

Orang yang sehat, segar bugar, klo salat fardu wajib dengan berdiri.

Sedangkan untuk salat sunah, masio sehat, boleh salat dengan duduk. “Pahalanya separo salat dengan berdiri,” terangnya.

Misalnya ketika salat tarawih pada bulan Ramadan. Karena salat tarawih 20 rakaat plus witir 3 rakaat, kadang capek. Lalu milih salat dengan duduk. Ini tidak apa-apa.

Salat sunat sangat banyak keutamaannya. Rasulullah Muhammad sollallahu alaihi wa sallam bersabda; salat sunat dua rakaat sebelum Subuh, pahalanya melebihi dunia seisinya.

Saat salat sunah sebelum Subuh, rakaat pertama dianjurkan baca surat Alam Nasrah. Lalu rakaat kedua baca surat Alam Taro. Ini fadilahnya, bisa mencegah penyakit wasir alias ambien.

Rasulullah Muhammad sollallahu alaihi wasallam juga bersabda;
Salat sunah empat rakaat bakda Isya, pahalanya seperti menangi Lailatul Qadar di Masjidil Haram.

Lailatul Qadar itu dikalikan seribu bulan.

Salat di Masjidil Haram Makkah itu pahala nya dilipatgandakan seratus ribu kali.

Jadi salat empat rakaat bakda Isya, itu pahalanya seperti salat 4 X 100rb X 1rb bulan.. Uwakeh wis..

Mugi Allah subhanahu wa ta’ala paring kita saget istiqamah ngelampahi..

Monggo rawuh Lailatul Ijtima Ranting NU Candimulyo edisi 189 di Musala Sulaiman Candi Kamis (18/11/2021)

__Terbit pada
18 November 2021
__Kategori
Fiqih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *