Kam. Sep 29th, 2022

Surat Al-Ma’idah Ayat 35

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَابْتَغُوا إِلَيْهِ الْوَسِيلَةَ وَجَاهِدُوا فِي سَبِيلِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Saat ngaji dalam Lailatul Ijtima Ranting NU Candimulyo edisi 195 dan haul Gus Dur ke-12 di Musala Baiturrohman Nglundo Utara, Kamis (30/12/2021), Mbah Bolong menjelaskan keteladanan Gus Dur.

Pertama cerdas. “Orang cerdas itu seperti disabdakan Rasulullah Muhammad sollallahu alaihi wa sallam; Melawan hawa nafsu dan mengutamakan amal untuk bekal setelah mati,” tuturnya.

Gus Dur sangat cerdas. Sampai-sampai hafal ribuan nomor telepon.

Semua buku dia baca. Sampai-sampai semua buku di perpustakaan manapun telah beliau baca.

Gus Dur juga selalu melawan hawa nafsu. Saat diturunkan dari jabatan nya sebagai presiden, ribuan orang deklarasi sebagai pasukan berani mati.

Mereka siap bertaruh nyawa demi membela Gus Dur.

Namun Gus Dur justru minta mereka pulang. Gus Dur bahkan menyatakan; Tidak ada jabatan di dunia yang pantas dibela mati-matian.

Ini sangat berbeda dengan orang awam. Banyak orang awam yang justru memprovokasi orang lain agar membela kepentingan nya.

Kedua ikhlas. “Kurang ikhlas piye, wong gitu aja kok repot,” ucap Mbah Bolong.

Walaupun dikhianati, walaupun diancam, walaupun dipuji, Gus Dur tidak pernah ambil pusing.

Karena beliau sangat ikhlas melangkah karena Allah.
Tak ada daya menghindari musibah dan kuat ibadah kecuali atas pertolongan Allah subhanahu wa ta’ala.

“La haula wala quwwata illa billahil aliyyil adzim,” tuturnya.

Mbah Bolong cerita, dengan banyak membaca la haula wala quwwata illa billahil aliyyil adzim, sahabat Nabi Muhammad sollallahu alaihi wa sallam yang anaknya ditangkap musuh bisa bebas.

Bahkan pulang dengan membawa empat ribu kambing.

KH Hasyim Asy’ari setiap Rajab, Syakban dan Ramadan mengumpulkan ratusan kiai seluruh Indonesia untuk khataman Bukhari Muslim.

Baca Juga  REKREASI MENGAMBIL PELAJARAN ZAMAN DULU

Dan setiap malam mewiridkan la haula wala quwwata illa billahil aliyyil adzim.

Mohon pada Allah subhanahu wa ta’ala agar Indonesia bisa merdeka tanpa banyak pertumpahan darah. Hingga akhirnya Indonesia bisa benar-benar merdeka.

Gus Dur juga banyak mewiridkan la haula wala quwwata illa billahil aliyyil adzim. Sehingga bisa menurunkan Presiden Soeharto tanpa melalui pertumpahan darah.

Ketiga berjuang. “Seseorang akan punya nilai jika mau berjuang,” kata Mbah Bolong.

Asline gak ayu, karena mau berjuang akhirnya punya nilai plus.

Aslinya gak ganteng, karena mau berjuang akhirnya punya nilai plus.

Perjuangan Gus Dur sangat luar biasa. Tiap hari keliling menyapa umat di seluruh nusantara.

Ada orang butuh apapun dia bantu. Orang curhat apapun beliau dengarkan dan beri solusi.

“Makanya kalau ingin meneladani Gus Dur, jangan lupa berjuang,” pesan Mbah Bolong.

Berjuang untuk sebesar-besarnya memberikan kemanfaatan pada sesama.

Berjuang untuk bergerak dan menggerakkan kebaikan.

Berjuang untuk meraih rida Allah subhanahu wa ta’ala..

Mugi Allah subhanahu wa ta’ala paring kita saget ngelampahi.

Monggo rawuh Lailatul Ijtima Ranting NU Candimulyo edisi 197 di Musala Al Kautsar Perum GKM 2, Kamis (13/1/2022).

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.