JENAZAH

MODIN SHOLAT JENAZAH PAKAI RUKUK

Saat Lailatul Ijtima Ranting NU Candimulyo edisi 176 di Masjid Baitussolihin Candimulyo, Kamis (19/8/2021), Wakil Rois Syuriyah PCNU Jombang, KH Muhammad Soleh, menjelaskan tugas NU. “Tugas NU adalah mendekat kan masyarakat ke ulama. Dan mendekatkan ulama ke masyarakat,” tuturnya.

Ulama adalah pewaris Ilmu para Nabi.
Rasulullah Muhammad sollallahu alaihi wa sallam bersabda; Orang yang mendatangi ulama sama dengan mendatangi Nabi. Orang yang mencintai ulama sama dengan mencintai Nabi. Orang yang mencintai Nabi sama dengan mencintai Allah. Dan orang yang mencintai Allah akan dimasukkan surga oleh Allah.

Ulama adalah orang yang selalu takut kepada Allah. Sehingga saat kita memandang nya akan langsung ingat Allah.

Rasulullah Muhammad sollallahu alaihi wa sallam bersabda; Kekasih Allah adalah orang yang ketika kita memandang nya membuat kita ingat Allah subhanahu wa ta’ala.

Ulama adalah penerang umat. Dengan ilmu nya ulama, masyarakat bisa keluar dari buruk nya kebodohan.

Kiai Soleh mencontohkan dampak buruk orang bodoh. Ada orang bodoh bapaknya meninggal. Dia lantas tanya ke Pak Mudin.

“Pak Mudin, yang meninggal ini bapakku. Misale salat jenazah nya pakai rukuk sujud gimana?”

Karena mudin nya juga bodoh, akhirnya menjawab; “Karena yang meninggal bapak sampean, gpp salat jenazah e pakai rukuk sujud. Tambah apik iku.”

Karena kebodohannya, banyak ahli ibadah yang justru tersesat.

Alkisah, di Maroko ada ahli ibadah yang tidak menikah. Karena takut zina, orang ini lantas beli keledai betina.

Keledai itu tidak dipakai mengangkut barang. Juga tidak diberi pekerjaan. Seperti layaknya keledai lainnya.

Oleh ahli ibadah itu, keledai betina tadi hanya diberi satu pekerjaan. Yakni di hohohihi.

Akhirnya ada orang tanya. Ngapain keledai betina itu tidak dipekerjakan namun justru dijima?

Si ahli ibadah bilang, dia takut zina. Makanya agar tidak zina, dia salurkan pada keledai betina.

Rupanya dia tidak tahu jika menggauli hewan itu hukumnya sama dengan zina. Yakni haram.

Ketika diberi tahu menggauli binatang juga haram dan hukum nya seperti zina, si ahli ibadah itu menangis ketakutan.

Ketika disekitar kita ada orang yang ucapan/tindakan nya menyalahi syariat, kita tidak boleh mencaci nya.

Sebagaimana dalam ayat diatas; Orang bodoh ketika kita caci, justru akan mencaci balik dengan cacian yang lebih sadis.

So, ketika disekitar kita ada yang menyalahi syariat, yang harus kita lakukan adalah mengajaknya ngaji ke ulama.
Atau menghadirkan pengajian ulama..

Sehingga lambat laun masyarakat akan tercerahkan. Dan tabir kebodohannya perlahan hilang..

Monggo rawuh Lailatul Ijtima Ranting NU Candimulyo edisi 178 di Musala Al Barokah Candimulyo, Kamis (2/9/2021)

__Terbit pada
31 Agustus 2021
__Kategori
Fiqih, hikmah, Humor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *