din samsudin

Nikah, NIKAH, nikah

Alhamdulillah, Ahad (3/01/2020) ini ada berita gembira. Seorang profesor menikah untuk ketiga kalinya setelah sebelumnya berpisah karena istrinya meninggal dan karena bercerai. Setelah menduda 18 hari, kini beliau menikah lagi.

Mudah-mudahan ini memotivasi para pemuda dan pemudi untuk segera menikah. Masak kalah dengan yang sudah 62 tahun!

Pejuang NU bisa menikah dengan meneladani Mbah Wahab (KH Wahab Hasbullah). Agar punya banyak kader biologis dan sekaligus ideologis.

Jumat (18/12/2020), Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab bercerita, bahwa (di antara) pendiri NU yang hingga sekarang putra-putrinya masih hidup adalah Mbah Wahab. Di antara putra-putri Mbah Wahab yang masih hidup adalah Bu Nyai Mundjidah.

“Putra-putri Mbah Wahab masih ada, karena beliau sampai sepuh masih punya anak,” kata Bu Nyai Mundjidah.Mbah Wahab lahir pada 1888 (menurut data lain, 1886). Sehingga saat Bu Nyai Mundjidah lahir pada 1948, usia Mbah Wahab sudah 60 tahun.

Jadi yang belum berusia 60 tahun, teruslah berusaha agar punya istri dan punya anak.

Yang sudah berulangkali mengajak menikah, tapi masih ditolak, jangan menyerah! Saya punya teman yang baru memperoleh istri setelah mengajak menikah 50 gadis.

Coba kalau dia ditolak gadis ke 49 lalu menyerah, pasti tak akan menikah selamanya.

Jika Anda mengalami penolakan, teruslah berkeyakinan bahwa gadis berikutnya pasti (insyaAllah) akan menerima, hehe…

(Fb Kyai yusuf Suharto)

__Terbit pada
4 Januari 2021
__Kategori
hikmah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *