Sen. Agu 8th, 2022
pemuda. Foto oleh Romzi Ahmad

Pemuda adalah agen perubahan.

Ternyata, kalimat itu punya rujukan Alquran.

Saat ngisi Majelis Dzikir dan Salawat Rijalul Ansor PC GP Ansor Jombang di Masjid Agung Baitul Mukminin Alun-Alun Jombang, Wakil Katib Syuriyah PBNU yang juga Pengasuh PP Hidayatul Quran, Rejoso, DR KH Afifuddin Dimyati Alhafid (Gus Awis), sempat menjelaskan.

Allah subhanahu wa ta’ala selalu mengutus para pemuda untuk melakukan perubahan.

Pertama, dalam QS Albaqarah 251. Disitu dikisahkan, Nabi Daud alaihissalam dalam usia 9 tahun membunuh penguasa jahat yang bernama Jalut.

Kedua, dalam QS Al Kahfi 10. Disitu dikisahkan, tujuh pemuda berusaha melawan penguasa zalim.

Ketiga, dalam QS Al Anbiya 60. Disitu dikisahkan, Nabi Ibrahim alaihissalam sejak muda sudah berani melawan penguasa zalim bernama Raja Namrud.

Dari situ saya memahami, pemuda harus punya visi, nyali dan berani.

Sebagai pemuda, kalau menemukan sesuatu yang salah, langsung didobrak saja.

Tidak usah banyak pertimbangan.

Soal bagaimana hasilnya dan apa akibatnya, dipikir mburi.

Makanya saya selalu bilang ke anak-anak muda. Kalau punya gagasan, langsung lakukan saja.

Kalau berhasil kalian akan dapat kesuksesan.

Kalau gagal, kalian akan dapat pengalaman.

Pemuda ndak usah banyak pertimbangan. Grusa grusu. Ditolak, coba lagi. Ditolak lagi, coba lagi dan lagi. Itu sifat utama pemuda.

Pemuda ndak usah kakean pertimbangan.

Akeh pertimbangan dan tak punya energi dan nyali untuk melangkah, itu ciri pe-tua. Bukan pemuda.

Satu lagi beda nya pemuda dan pe-tua. Pemuda itu nakal dan banyak ulah.

Sedang kan pe-tua itu gampang marah-marah.

Maka diingat-ingat. Kalau kita sudah gampang marah kepada anak muda, itu berarti kita sudah tidak muda lagi.. hahaha

QS Albaqarah 251

Baca Juga  GELAR, JABATAN SUMBER KE-CONGKAK-AN

وَقَتَلَ دَاوُودُ جَالُوتَ وَآتَاهُ اللَّهُ الْمُلْكَ وَالْحِكْمَةَ وَعَلَّمَهُ مِمَّا يَشَاءُ ۗ وَلَوْلَا دَفْعُ اللَّهِ النَّاسَ بَعْضَهُمْ بِبَعْضٍ لَفَسَدَتِ الْأَرْضُ

Daud membunuh Jalut, kemudian Allah memberikan kepadanya (Daud) pemerintahan dan hikmah (sesudah meninggalnya Thalut) dan mengajarkan kepadanya apa yang dikehendaki-Nya. Seandainya Allah tidak menolak (keganasan) sebahagian umat manusia dengan sebagian yang lain, pasti rusaklah bumi ini.

Surat Al-Kahf Ayat 10

إِذْ أَوَى الْفِتْيَةُ إِلَى الْكَهْفِ فَقَالُوا رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا

(Ingatlah) tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa: “Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)”.

Surat Al-Anbiya Ayat 60

قَالُوا سَمِعْنَا فَتًى يَذْكُرُهُمْ يُقَالُ لَهُ إِبْرَاهِيمُ

Mereka berkata: “Kami dengar ada seorang pemuda yang mencela berhala-berhala ini yang bernama Ibrahim”.(*)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.