Sen. Agu 8th, 2022
anak dan ayah

Saat ngaji di Masjid Ar Roudloh Tugu, Sabtu (23/10/2021), Rois Syuriyah MWC NU Kecamatan Jombang yang juga Pengasuh PP Assaidiyah 2 Bahrul Ulum Tambakberas, KH Ahmad Hasan, cerita perjuangan dakwah Rasulullah Muhammad sollallahu alaihi wa sallam.

Suatu hari Rasulullah ditantang orang Yahudi bernama Abdullah bin Suroiya.

“Muhammad, kalau kamu bisa menjawab lima pertanyaanku, maka aku akan iman,” ucap nya.

Pertama, bagaimana kamu tidur?

Rasulullah Muhammad sollallahu alaihi wa sallam menjawab, mataku tidur namun hatiku tidak. Maksudnya, walaupun mata nabi terpejam, namun hatinya terus zikir kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Abdullah bin Suroiya menjawab, betul. Seperti itulah sifat nabi dalam kitab Taurat.

Kita tidak bisa seperti Nabi. Mata merem namun hati zikir.

Namun Allah subhanahu wa ta’ala memberi peluang agar kita bisa mendapatkan pahala seperti itu.

Rasulullah Muhammad sollallahu alaihi wa sallam bersabda; Saat kita punya wudu, maka malaikat terus meminta kan kita ampunan.

Makanya sebelum tidur kita dianjurkan wudu dulu. Jika kita tidur dalam kondisi punya wudu, maka kita akan terus dicatat zikir.

 

Pertanyaan kedua, tubuh manusia ini dari ayah atau ibu?

Nabi Muhammad sollallahu alaihi wa sallam menjawab; Yang atos seperti balung dari ayah. Yang gembuk dari ibu.

Abdullah bin Suroiya menjawab, betul.

Pertanyaan ketiga, apa yang mempengaruhi sehingga anak mirip ayah atau ibu?

Nabi Muhammad sollallahu alaihi wa sallam menjawab, ini dipengaruhi dua hal.

Siapa yang keluar duluan. Dan siapa yang paling besar atau kuat syahwatnya.

Abdullah bin Suroiya menjawab, betul.

Inilah sebabnya, kita dianjurkan hanya berhubungan suami istri saat syahwat benar-benar tinggi.

Agar jika jadi anak, anaknya cerdas.

Baca Juga  Tujuh Orang Yang Doanya Tidak Akan Pernah Ditolak

Kalau hubungan pada saat syahwat rendah, jadinya anak kurang cerdas.

Pertanyaan keempat, makanan apakah yang diharamkan Yakub untuk dirinya sendiri?

Nabi menjawab, daging unta dan susu unta.

Daging dan susu unta paling enak. Nabi Yakub mengharamkan itu untuk dirinya sendiri demi menyelisihi hawa nafsu.

Abdullah bin Suroiya menjawab, betul.

Empat pertanyaan betul.

Tinggal yang kelima, siapakah nama malaikat pembawa wahyu?

Nabi Muhammad sollallahu alaihi wa sallam menjawab; Malaikat Jibril.

Abdullah bin Suroiya langsung komentar. Kami tidak suka Jibril. Kami lebih suka jika yang membawa wahyu malaikat Mikail.

Alhasil, dia tidak jadi iman.

Angel wis angel.

Hidayah memang milik Allah subhanahu wa ta’ala.

Alhamdulillah kita termasuk orang-orang yang diberi hidayah oleh Allah subhanahu wa ta’ala..

Mugi Allah subhanahu wa ta’ala paring tambahan hidayah sehingga bisa wafat khusnul khatimah

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.