arrisalah.net

Pro-Kontra KB, Bagaimana Hukumnya

Kyaiku.Com – Program keluarga berencana telah dicanangkan pada masa pemerintahan presiden Suharto sejak era 1970-an. Akan tetapi pro-kontra program ini masih saja terjadi ditengah kalangna masyarakat kita. Pro-Kontra ini terjadi ada kalanya karena sebagian masyarakat menolak mentah-mentah tentang adanya program KB, dan banyak juga sebagian masyarakat hanya menolak tata cara pelaksanaan KB seperti tubektomi dan vasektomi yaitu KB dengan cara memutuskan saluran sel indung telur bagi wanita dan memutus saluran sperma bagi laki laki.

Pertanyaan: KB yang bagaimanakah yang tidak diperbolehkan atau diperbolehkan menurut syara’?

Jawaban: KB yang diperbolehkan adalah KB yang sifatnya hanya menghambat kehamilan atau mengatur jarak kehamilan, dan tidak sampai mencegah kehamilan secara permanen. Adapun KB yang sifatnya mencegah kehamilan secara permanen itu hukumnya tidak boleh.

Keterangan dari Kitab: Tuhfah al-Habib

Terjemah: Haram menggunakan obat yang dapat memutuskan kehamilan secara total. Adapun obat yang hanya sekedar memperlambat kehamilan maka tidak haram, bahkan bila ada udzur tertentu maka tidak dimakruhkan.

Sumber: Keputusan Bahtsul Masail PCNU Jombang

Wallahu a’lam

__Terbit pada
21 November 2020
__Kategori
Bahtsul Masail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *