sabar

SABAR atau STROKE

Saat ngaji rutinan Rabu malam di rumah Mas Andik (depan Bank Mega Jombang), Rois Syuriah PCNU, KH Abd Nasir Fattah, sempat menyampaikan, sabar itu harus seketika itu juga. Tidak boleh ditunda.

’’Assobru inda sodmatil ula. Sabar iku kudu saknaliko,’’ tuturnya.

Kiai Nasir lantas cerita, suatu ketika ada orang kena musibah. Rasulullah Muhammad sollallahu alaihi wa sallam lalu memerintahkan agar orang tersebut sabar.

Namun dia tidak bisa langsung sabar. Setelah beberapa hari, orang itu baru bilang kepada Nabi bahwa dia telah bersabar.

“Rosul menjawab, sabarmu sudah tidak ada manfaatnya,’’ jelasnya.

Kenapa sabar harus inda sodmatil ula?

Saya pernah membaca buku Riset Menakjubkan karya dokter Amerika, Prof Neil Nedley. Bukunya tebal. Saya membacanya gratis di perpustakaan Mastrip.

Di buku itu dijelaskan, pernah ada riset yang dilakukan kepada orang-orang yang selamat dari serangan jantung.

Mayoritas orang kena serangan jantung tidak tertolong sehingga meninggal dunia.

Namun ada juga yang tergolong sehingga nyawanya bisa diselamatkan.

Nah, penderita serangan jantung yang nyawanya selamat ini lalu ditanya dengan pertanyaan yang sama.

Apa yang kamu alami 24 jam sebelum terkena serangan jantung?

Jawaban yang tertinggi adalah:
1. Ada masalah di pekerjaan.
2. Ada masalah di keluarga.
3. Ada masalah di lingkungan.

Intinya, mayoritas orang terkena serangan jantung itu karena stres. Karena baru ada masalah.

Stres membuat jantung memompa darah lebih cepat. Sehingga aliran darah jadi lebih deras seperti banjir. Ini bisa menyebabkan pembuluh darah pecah. Seperti tanggul jebol kala banjir.

Kalau pembuluh darah yang pecah itu di jantung, jadi serangan jantung. Kalau pecahnya di kepala, jadinya stroke.

So, Rasulullah Muhammad sollallahu alaihi wa sallam menyuruh kita sabar seketika saat dapat masalah itu karena ngeman agar kita tidak stroke dan tidak kena serangan jantung…

Mugi Allah paring seluruh umat Nabi Muhammad saget sabar

__Terbit pada
12 Juni 2021
__Kategori
hikmah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *