khutbah dan sholat

SALAT TAPI MAKRUH TAHRIM

Saat ngaji dalam Lailatul Ijtima Ranting NU Candimulyo edisi 188 di Masjid Arrohman Perum Pondok Candi Indah, Kamis (11/11/2021), Wakil Rois Syuriyah PCNU Jombang, KH Muhammad Soleh, sempat menjelaskan makna makruh tahrim.

“Makruh tahrim itu, hukumnya makruh, tapi kalau dilakoni, jatuh hukum haram. Jadi seperti haram,” tuturnya.

Contoh makruh tahrim yakni salat saat khotib Jumat sedang khutbah. Selain salat tahiyatal masjid.

Misalnya pada hari Jumat, kita datang ke masjid saat khotib sudah khutbah. Kita boleh salat sunat tahiyatal masjid. Lalu duduk mendengarkan khutbah.

Tapi kalau kita tambah dengan salat sunah qobliyah Jumat atau salat lain, maka inilah yang makruh tahrim..

Jadi kalau nyampek masjid khotib sudah khutbah, kita sebaiknya salat tahiyatal masjid. Kemudian langsung duduk.

 

Almarhum Mbah Madun pas khutbah pernah menyampaikan dawuh Rasulullah Muhammad sollallahu alaihi wa sallam.
Orang yang datang jumatan. Lalu salat sunat tahiyatal masjid empat rakaat. Dua rakaat salam. Dua rakaat salam. Tiap rakaatnya baca surat Al ikhlas alias kulhu 50 kali.

Maka dia tidak akan mati sebelum melihat tempat duduknya di surga..

Mugi Allah subhanahu wa ta’ala paring kita saget ngelampahi

__Terbit pada
26 November 2021
__Kategori
Amalan, Pendidikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *