Sen. Mei 16th, 2022
Ilustrasi Istimewa

Saat ngaji kitab Sirojut Tolibin karya Syekh Ihsan Muhammad Dahlan Jampes Kediri syarah Minjahul Abidin karya Imam Ghozali, Sabtu (5/3/2022), Pengasuh PP Sunan Ampel Jombang, KH Taufiqurrahman Muchid, menjelaskan cara tobat dari dosa merusak nama orang.

Misalnya merusak nama calon kepala desa sehingga tidak terpilih.

Merusak nama calon anggota dewan sehingga tidak terpilih.

Merusak nama calon kepala daerah sehingga tidak terpilih.

Merusak nama calon ketua sehingga tidak terpilih.

Merusak nama tokoh sehingga dikucilkan masyarakat atau diturunkan dari jabatan nya.

Merusak nama orang yang dihormati sehingga tidak lagi dihormati.

“Cara tobatnya yakni dengan memberi ganti rugi sampai dia rida,” tutur Kiai Taufiq.

Misalnya dia rugi Rp 1 miliar. Ya kita harus ngijoli Rp 1 miliar.

“Kalau tidak mampu, ya kita harus memberi uang sesuai kemampuan kita,” jelasnya.

Sering mengunjunginya dan memberi uang agar dia rida.

Kalau dia tidak rida dan uang yang kita berikan sebagai ganti rugi kurang, bagaimana?

“Nanti di akhirat, itu akan tetap dihitung oleh Allah subhanahu wa ta’ala,” tegas Kiai Taufiq.

Misalnya dia rugi Rp 1 miliar. Kita hanya mampu beri ganti rugi Rp 100 juta.

Maka yang Rp 900 juta akan diambilkan dari pahala kita. Atau dari dosa dia yang dipikulkan pada kita.

Sebagaimana hadis Nabi Muhammad sollallahu alaihi wa sallam tentang orang yang rugi.

Mugi Allah subhanahu wa ta’ala paring kita saget istiqamah tobat dan memperbanyak amal ibadah dan amal saleh agar di akhirat kelak tidak termasuk orang-orang yang rugi..

Baca Juga  Gus Baha Ijazahkan Amalan Bacaan Do'a Setelah Sholat

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.