Kam. Des 1st, 2022
Surga

Saat ngaji dalam Rutinan Seribu Rebana Jombang di PP Alfutuhiyah Kepuh Kembeng Peterongan, Sabtu (16/7/2022), Pengasuh PP Safinda Bandung, Diwek, KH Ghozi Rofiuddin Alhafid, menjelaskan sebab menghuni neraka. “Sebabnya ada tiga,” tuturnya.

Gus Ghozi menjelaskan, penghuni neraka itu sangat banyak. Bahkan lebih banyak dibanding penghuni surga. Ini sudah kelihatan sejak di dunia.

“Ketika diadakan dalam waktu bersamaan. Di satu tempat salawatan. Tempat lain nya dangdutan. Mana yang lebih banyak?” lontar nya.

Saking banyaknya penghuni neraka, KH Kamuli Khudori kala ngaji Sohih Bukhori di Pesantren Tebuireng Ramadan 2022, sempat menyampaikan bahwa neraka sampai doyong atau miring.

Kembali ke Gus Ghozi. Beliau mengutip QS Al A’raf 179. Disitu disebutkan tiga hal yang membuat orang masuk neraka.

Pertama, hatinya tidak dipakai untuk membedakan yang benar dan salah.
Hati nurani itu aslinya bisa membedakan ini benar ini salah. Ini hak dan ini batil. Ini boleh dan ini tidak boleh. Ini punyaku dan ini bukan.

Makanya tiap mau maksiat, hati pasti deg-degan. Karena aslinya wis tahu kalau itu dosa.

Calon penghuni neraka, tidak peduli dengan suara hatinya. Maksiat-maksiat tetap dilakoni ae.

Penghuni surga, hatinya diisi zikir Allah subhanahu wa ta’ala. Dengan salawat, baca Alquran, istighfar dan lainnya.

Sehingga setiap muncul keinginan maksiat bisa langsung ditepis.

Kedua, dia punya mata namun tidak digunakan untuk melihat. Apa yang dia lihat dan membuat nya tertarik, langsung diembat. Tak peduli itu halal atau haram.

Mestinya, mata itu bisa membedakan. Yang halal diambil. Yang haram ditinggalkan.

Agar mata tidak menjadi penyebab masuk neraka, harus banyak kita pakai baca Alquran. Sambil angen-angen sak maknane.

Baca Juga  KEISTIMEWAAN SUAMI KADER ANSOR BANSER

Ketiga, dia punya telinga namun tidak dipakai mendengar kan. Angel tutur-tuturane.

Inilah sebabnya, tiap membasuh telinga dalam wudu, Imam Ghozali dalam kitab Bidayatul Hidayah menyarankan agar kita baca doa:

Ya Allah jadikanlah telinga ku ini bisa mendengarkan perkataan yang baik dan mengikuti nya.

Jadikanlah telinga ku ini bisa mendengar seruan masuk surga. Dan masuk surga bersama orang-orang yang baik.

Mugi Allah subhanahu wa ta’ala paring kita saget ngelampahi..

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *