Vaksin Saat Puasa, Batalkah?

Suntik vaksin adalah injeksi yang dilakukan dengan cara menyuntikkan obat atau vaksin melalui otot. Ketika disuntikkan pada orang yg berpuasa, maka para ulama berbeda pendapat:

Pertama; Membatalkan puasa secara mutlak, karena memasukkan sesuatu ke dalam tubuh.

Kedua; Tidak membatalkan secara mutlak, karena sampainya ke dalam tubuh bukan melalui lubang yang terbuka (sperti mulut, hidung dll)

Ketiga pendapat yang paling kuat, diperinci sebagai berikut:> Jika berisi suplemen sebagai pengganti makanan atau penambah vitamin, maka membatalkan puasa. Karena sama halnya memasukkan makanan ke dalam tubuh.

Jika tidak mengandung suplemen (hanya berisi obat atau vaksin), maka apabila disuntikkan lewat pembuluh darah membatalkan puasa. Jika disuntikkan lewat urat otot yang tidak berongga maka tidak membatalkan puasa.

Walhashil; Suntik vaksin menurut pendapat yg kuat tidak membatalkan puasa.

Sumber: Kitab Taqriratus Sadidah hal 452.

Wallahua’lam.

Sumber: FP/GusDewaMenjawab

__Terbit pada
21 Maret 2021

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *