Sen. Mei 16th, 2022
wukuf. Tribunnews/Muhammad Husain Sanusi/MCH2019

Surat At-Tahrim Ayat 8

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَصُوحًا

Saat ngaji kitab Sirojut Tolibin karya Syekh Ihsan Muhammad Dahlan Jampes Kediri, syarah Minjahul Abidin karya Imam Ghozali, Kamis (30/12/2021), Pengasuh PP Sunan Ampel Jombang, KH Taufiqurrahman Muchid, menjelaskan dawuh Rasulullah Muhammad sollallahu alaihi wa sallam.

“Tobat itu getun atau menyesal,” tuturnya. Jadi tobat itu inti nya adalah menyesali dosa yang dulu dilakukan.

Misalnya dulu pernah zina. Atau mendekati zina seperti pegang-pegang tangan cewek.

Atau dulu senang minum khomer atau narkoba yang memabukkan. Dulu wani pada orang tua.

Atau dulu suka menzalimi orang lain. Makan di warung tidak bayar. Gampang mukul orang. Suka memaki orang. Atau tidak beri nafkah anak istri.

Atau menyesali kebaikan-kebaikan yang dulu ditinggalkan. Misalnya dulu tidak pernah salat lima waktu. Tidak pernah puasa Ramadan. Tidak pernah zakat.

“Menyesali maksudnya tidak diulangi lagi,” tegas Kiai Taufiq.

Tobat itu intinya menyesal. Orang yang tidak menyesal berarti belum tobat.

Sebagaimana intinya haji yakni wukuf di Arafah.

Orang yang tidak wukuf di Arafah berarti belum haji.

Waktu nya wukuf yakni mulai waktu Zuhur tanggal 9 Dzulhijjah. Sampai waktu Subuh tanggal 10 Dzulhijjah.

“Kalau ke Arafah setelah Subuh tanggal 10 Dzulhijjah, berarti tidak menangi wukuf. Berarti tidak haji,” jelas Kiai Taufiq.

Makanya ada orang yang safari wukuf. Yakni orang yang sakit. Sehingga wukuf nya di dalam ambulan.

Pas waktu wukuf, dia dibawa ambulan ke Arafah untuk wukuf. Walaupun disitu cuma 10 menit, sudah dihitung melaksanakan wukuf.

Sehingga sudah tercatat ibadah haji.

Ketua Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, KH Wafiyul Ahdi (Gus Wafi), pernah cerita wukuf nya Gus Dur.

Baca Juga  Bagaimana Sikap Kita Terhadap Orang Tua Yang Gemar Melakukan Maksiat?

Suatu ketika, Gus Dur ngajak haji sembilan orang. Termasuk diantaranya KH Amanullah Abdurrahim, ayahnya Gus Wafi.

Kala itu, penglihatan Gus Dur sudah mulai hilang.

Pas di Arafah, Gus Dur lalu ngajak H Masnuh ke luar tenda.

Gus Dur pesan ke H Masnuh agar terus melihat ke langit. Kalau langit sudah terbuka, agar memberi tahu Gus Dur.

Sehingga bisa sama-sama berdoa. Karena saat itulah waktu yang paling mustajabah. Alias waktu paling mudah dikabulkannya doa.

Singkat cerita, H Masnuh terus melihat ke langit. Begitu langit terbuka, H Masnuh langsung memberi tahu Gus Dur.

Gus Dur langsung berdoa diamini H Masnuh.

Setelah langit menutup, Gus Dur dan H Masnuh kembali ke tenda.

Saat orang-orang masih khusyuk berdoa, Gus Dur sudah nyantai. Wong langite wis tutup.. hehehe

Habib Ahmad bin Ismail Alaydrus asal Aceh yang sering diceritakan Kiai Taufiq. Karena Kiai Taufiq dekat dengan beliau.

Bahkan Habib Ahmad ini beberapa kali salawatan di Jombang. Termasuk di pondoknya Kiai Taufiq.

Habib Ahmad menurut Kiai Taufiq, salah satu wali nya Allah subhanahu wa ta’ala.

Habib Ahmad ini juga pernah melihat langit terbuka.

Habib Ahmad lahir di Aceh. Lalu ke Jakarta. Kemudian kuliah di Amerika.

Beliau sempat punya banyak bisnis. Saat sedang jaya-jayanya, beliau diketoki langit yang terbuka.

Beliau merasa mendapat perintah agar menghidupkan rutinan ratib dan salawat.
Akhirnya beliau bikin rutinan ratib. Dan setiap tahun keliling bersalawat ke sejumlah daerah..

Gus Dur dan Habib Ahmad bin Ismail Alaydrus sama-sama luman nya.

Banyak orang cerita, Gus Dur tiap dapat amplop, langsung diberikan kepada orang lain yang membutuhkan tanpa dibuka.

KH Marzuki Mustamar cerita, buanyak pondok yang dibantu oleh Gus Dur.

Baca Juga  Puasa Kok Ghibah

Almarhum KH Maimun Zubair juga pernah cerita, beliau pernah mantu yang semua biayanya ditanggung Gus Dur.

Sedangkan diantara lumannya Habib Ahmad bin Ismail Alaydrus adalah seperti diceritakan Kiai Taufiq.

Untuk tolak balak Covid-19, Habib Ahmad bin Ismail Alaydrus menyembelih 400 sapi yang dagingnya disedekahkan..

Mugi Allah subhanahu wa ta’ala paring kita saget meneladani Gus Dur dan Habib Ahmad bin Ismail Alaydrus

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.