Redam Polarisasi Munas-Konbes NU 2026, Gus Fahmi Lontarkan Gagasan ‘Poros Tengah’

JOMBANG – pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026, dinamika internal organisasi di bawah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menghangat. Suasana kompetisi yang cukup tajam memicu kekhawatiran terjadinya keterbelahan di tubuh jam’iyah.

​Merespons situasi tersebut, Ketua PCNU Jombang sekaligus cucu pendiri NU Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari, KH Fahmi Amrulloh Hadzik (Gus Fahmi), melontarkan gagasan perlunya dibentuk sebuah “Poros Tengah”. Ide ini ia sampaikan sebagai seruan untuk mendinginkan atmosfer organisasi.

​“Baru Munas dan Konbes suasana sudah panas, karena ada dua kubu berebut pengaruh. Wahai para Ketua PWNU dan PCNU yang mencintai Jam’iyyah ayo kita bikin POROS TENGAH yang adem tidak terlibat konflik dan kubu-kubuan,” dikutip dari duta online.

​Saat dikonfirmasi, Gus Fahmi enggan menyebutkan secara gamblang kelompok-kelompok yang tengah berkontestasi saat ini. Namun, ia menegaskan bahwa Poros Tengah diniatkan sebagai kelompok netral yang bergerak murni demi kemaslahatan dan kecintaan kepada Nahdlatul Ulama.

​”Poros tengah itu tidak ikut kubu A dan tidak ikut kubu B. Murni demi kecintaan dan kemaslahatan NU,” tegas Gus Fahmi, menambahkan bahwa hal tersebut saat ini masih berupa ide awal dari dirinya untuk meredam tensi yang sedang meningkat.

Tim Redaksi kyaiku.com diolah dari duta online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *