HIDUP MATI TENANG

 

Saat ngaji kitab Kunuzur Rahman fi Durusil Qur’an karyanya Jumat (12/6/2026) malam, Pengasuh Asrama Hidayatul Qur’an PP Darul Ulum Rejoso sekaligus ketua MUI Jombang, Dr KH Afifuddin Dimyati Alhafiz (Gus Awis), menjelaskan beberapa pelajaran yang bisa diambil dari Surat Alfatihah.

Di antaranya, ketika Allah menyebut Arrahman Arrahim (pengasih penyayang) sebelum Maliki yaumiddin (yang menguasai di hari pembalasan), ini menunjukkan bahwa di akhirat nanti Allah Ta’ala tetap membalas kita dengan mengedepankan kasih sayang.

“Kita di dunia ini dan di akhirat nanti dalam pemeliharaan Allah yang Maha Rahman dan Rahim, jadi yang tenang,” tuturnya.

Kita diasuh orang tua yang sayang saja merasa tenang. Apalagi kita di dunia ini dan akhirat nanti dibawah asuhan Allah yang maha kasih sayang.

Kasih sayang Nabi Muhammad sollallahu alaihi wa sallam kepada kita melebihi kasih sayang bapak ibu kita.

Apalagi kasih sayang Allah Ta’ala.

Kita mondok di bawah asuhan pengasuh yang alim dan penyayang saja merasa tenang. Apalagi kita di dunia dan akhirat di bawah asuhan Allah yang maha kasih sayang.

Maka di dunia kita harus tenang dan merasa nyaman. Di akhirat malah harus lebih tenang dan nyaman lagi. “Karena dari 100 rahmat Allah, yang satu diberikan di dunia. Yang 99 diberikan di akhirat,” jelasnya.

Sayang kok menghukum?
“Hukuman itu bagian dari sayang, asal dilakukan tanpa emosi,” tuturnya.

Hukuman juga bagian dari pengajaran.

Gus Awis cerita, beliau dulu menghafalkan Quran di KH Mufid Mas’ud Pandanaran.

Kiai Mufid ini ketika ada santri setorannya tidak lancar dipukul.
“Tapi semua santri memahami bahwa itu bagian dari kasih sayang dan pengajaran agar setornya lancar,” terangnya.

Sehingga para santri tetap hormat. Bahkan saat temu alumni semuanya datang.

Allah Ta’ala memberikan hukuman itu sebagai teguran bentuk kasih sayang dan pengajaran.

“Asalkan tidak melakukan dosa besar, saya yakin Allah Ta’ala tidak akan menghukum,” tegasnya.

Sebagaimana disebutkan di
Surat An-Nisa Ayat 31
إِن تَجْتَنِبُوا۟ كَبَآئِرَ مَا تُنْهَوْنَ عَنْهُ نُكَفِّرْ عَنكُمْ سَيِّـَٔاتِكُمْ وَنُدْخِلْكُم مُّدْخَلًا كَرِيمًا

Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *