Cucu salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH Bisri Syansuri, KH Abdussalam Shohib atau yang akrab disapa Gus Salam, mewanti-wanti agar pelaksanaan Muktamar NU ke-35 berjalan secara mandiri dan independen tanpa intervensi pihak eksternal.
Gus Salam yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar, Jombang, menegaskan bahwa kemandirian dalam pembiayaan maupun pelaksanaan muktamar sangat penting untuk menjaga marwah organisasi.
Menurutnya, independensi dari campur tangan pihak eksternal menjadi kunci utama untuk melahirkan kepengurusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang bersih dan solid pada masa mendatang.
“Kami mengusulkan agar Muktamar NU ini harus muktamar yang mandiri dan independen. Mandiri dalam pembiayaan, dalam perhelatan, dan independen dari intervensi siapapun, khususnya eksternal. Tujuannya apa? Agar nanti ke depan terpilihlah PBNU yang benar-benar menjaga transparansi, berintegritas dan solid. Itu yang menjadi keinginan kami,” kata Gus Salam, Sabtu (6/6).
