Skip to content

Home

About Us

Advertisement

Contact Us

  • Facebook
  • TikTok
  • Instagram
  • WhatsApp
  • X
  • Pinterest
  • RSS Feed
kyaiku.com

kyaiku.com

Platform Digital Islam

Search

Mengaku Masih Punya Hutang, Gus Yahya Siap Maju Lagi Jadi Caketum PBNU

rizki banyuwangi Avatar
rizki banyuwangi
July 13, 2026
Mengaku Masih Punya Hutang, Gus Yahya Siap Maju Lagi Jadi Caketum PBNU

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf memastikan akan kembali maju sebagai calon Ketua Umum PBNU pada Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama yang akan digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27–31 Agustus 2026. Keputusan tersebut diambil karena ia merasa masih memiliki sejumlah program yang belum sempat dituntaskan selama masa kepemimpinannya.

Gus Yahya menyatakan pencalonannya kembali bukan semata-mata untuk mempertahankan jabatan, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab atas janji-janji yang pernah disampaikannya kepada warga Nahdlatul Ulama saat pertama kali maju sebagai Ketua Umum PBNU.

“Dulu saya maju sebagai Ketua Umum PBNU dengan janji-janji untuk melakukan sejumlah hal. Tetapi karena keadaan, ada beberapa hal yang belum terlaksana. Seandainya dalam keadaan normal, semua yang saya janjikan tentu sudah selesai sebelum muktamar,” ujar Gus Yahya saat bersilaturahmi di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Minggu (12/7/2026).

Menurutnya, berbagai dinamika yang terjadi selama masa kepemimpinannya menyebabkan sebagian agenda organisasi tidak dapat direalisasikan sesuai rencana. Karena itu, ia berharap memperoleh kesempatan untuk menyelesaikan program-program tersebut.

“Makanya saya minta waktu untuk melunasi utang. Kalau diberi waktu. Kalau tidak diberi waktu berarti utang saya dianggap lunas sehingga tidak akan ditagih lagi di Yaumul Hisab,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Gus Yahya juga menyampaikan rasa syukur atas keputusan PBNU yang menetapkan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas sebagai lokasi penyelenggaraan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama. Menurutnya, pesantren tersebut memiliki nilai historis yang sangat penting karena merupakan salah satu pusat perjuangan KH Abdul Wahab Chasbullah, salah seorang pendiri Nahdlatul Ulama.

“Saya sangat bahagia bahwa tercapai keputusan pelaksanaan Muktamar NU di Pesantren Tambakberas Jombang,” ujarnya.

Ia berharap pelaksanaan muktamar berlangsung dalam suasana penuh keberkahan serta menghasilkan berbagai keputusan strategis yang membawa manfaat bagi organisasi, bangsa, dan masyarakat luas.

“Karena Tambakberas ini tempat lahirnya pendiri NU Kiai Wahab Chasbullah. Insyaallah harapan muktamar dinaungi berkah ulama dan muassis. Semoga menghasilkan keputusan yang membawa maslahat bagi jam’iyah, bagi negara, bagi umat, serta bagi kemanusiaan,” tuturnya.

Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Forum tertinggi organisasi tersebut akan menentukan arah kebijakan NU untuk lima tahun ke depan sekaligus memilih Ketua Umum PBNU periode berikutnya. Hingga saat ini, Gus Yahya menjadi salah satu tokoh yang menyatakan kesiapannya untuk kembali mengikuti kontestasi pemilihan Ketua Umum PBNU.

Loading

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Featured Articles

  • Kronologi Laka Alphard KHAnwar Zahid

    Kronologi Laka Alphard KHAnwar Zahid

    August 11, 2026
  • Wasek Komisi Fatwa MUI: Lomba Agustusan Boleh, Uang Pendaftaran untuk Hadiah Haram

    Wasek Komisi Fatwa MUI: Lomba Agustusan Boleh, Uang Pendaftaran untuk Hadiah Haram

    August 10, 2026
  • Komisi Fatwa MUI: Pria Berbusana Wanita Saat Karnaval Agustusan Hukumnya Haram

    Komisi Fatwa MUI: Pria Berbusana Wanita Saat Karnaval Agustusan Hukumnya Haram

    August 9, 2026
  • Jelang Muktamar NU, Gus Ipul Bantah Isu Perebutan Pengelolaan Tambang

    Jelang Muktamar NU, Gus Ipul Bantah Isu Perebutan Pengelolaan Tambang

    August 6, 2026
  • Muktamar PBNU Diharapkan Melahirkan Pemimpin Berintegritas dan Independen

    Muktamar PBNU Diharapkan Melahirkan Pemimpin Berintegritas dan Independen

    August 2, 2026

Search

Author Details

KYAIKU.COM

Sebuah Media Dakwah Online dan platform digital Islam yang menyajikan konten seputar pesan ulama, nasihat kiai, kutipan bijak, amalan, serta dinamika keagamaan khas Nusantara

  • Instagram
  • TikTok
  • Facebook
  • X

Follow Us on

  • Facebook
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Instagram
  • X
  • VK
  • Pinterest
  • Last.fm
  • Telegram
  • RSS Feed

Categories

  • Amalan Ijazah (7)
  • Artikel (12)
  • Bahtsul Masail (1)
  • Berita (30)
  • Cerita Hikayat (2)
  • Dawuh Kyai (26)
  • Internasional (6)
  • KHUTBAH (1)
  • Kitab (1)
  • Nasional (7)
  • News (35)
  • Pondok Pesantren (7)
  • Public (1)
  • Tanya Jawab (1)
  • Uncategorized (9)

Archives

  • August 2026 (5)
  • July 2026 (29)
  • June 2026 (55)
  • May 2026 (1)
  • March 2026 (1)
  • February 2026 (2)
  • January 2026 (8)
  • December 2025 (10)
  • November 2025 (17)
  • January 2025 (1)

Tags

bahlil banjir bencana caketum pbnu cak imin cium tangan dinamika pbnu fikih gaza gus ipul gus yahya gus yahya maju lagi habib umar hukum Iran Israel Kang Santri Ai kekerasan seksual kiai said korupsi koruptor kubu sultan lgbt lirboyo makan bergizi makan bergizi gratis mbg mui muktamar 35 muktamar tambak beras najiz norwegia PALESTINA pbnu pemakzulan pesantren PIALA DUNIA piala dunia 2026 rais aam rmi banyuwangi ruu perampasan aset santri tambak beras tambang tanya jawab

About Us

kyaiku.com

Sebuah Media Dakwah Online dan platform digital Islam yang menyajikan konten seputar pesan ulama, nasihat kiai, kutipan bijak, amalan, serta dinamika keagamaan khas Nusantara

Latest Articles

  • Kronologi Laka Alphard KHAnwar Zahid

    Kronologi Laka Alphard KHAnwar Zahid

    August 11, 2026
  • Wasek Komisi Fatwa MUI: Lomba Agustusan Boleh, Uang Pendaftaran untuk Hadiah Haram

    Wasek Komisi Fatwa MUI: Lomba Agustusan Boleh, Uang Pendaftaran untuk Hadiah Haram

    August 10, 2026
  • Komisi Fatwa MUI: Pria Berbusana Wanita Saat Karnaval Agustusan Hukumnya Haram

    Komisi Fatwa MUI: Pria Berbusana Wanita Saat Karnaval Agustusan Hukumnya Haram

    August 9, 2026

Categories

  • Amalan Ijazah (7)
  • Artikel (12)
  • Bahtsul Masail (1)
  • Berita (30)
  • Cerita Hikayat (2)
  • Dawuh Kyai (26)
  • Internasional (6)
  • KHUTBAH (1)
  • Kitab (1)
  • Nasional (7)
  • News (35)
  • Pondok Pesantren (7)
  • Public (1)
  • Tanya Jawab (1)
  • Uncategorized (9)
  • Instagram
  • Facebook
  • LinkedIn
  • X
  • VK
  • TikTok

Proudly Powered by WordPress | JetNews Magazine by CozyThemes.

Scroll to Top